Kamis, 30 April 2015

Day 6 (29 April 2015) TFI Duta Kebersihan

Kegiatan CB Duta Kebersihan 6

Niko Pranoto/1801384911

Alamat/Lokasi: Dorm Binus Alam Sutera (Keseluruhan dorm)

Kegiatan: Duta Kebersihan






Hari terakhir kegiatan kebersihan, kami memutuskan untuk membersihkan hampir keseluruhan dorm yang memang diperbolehkan dan butuh dibersihkan. Jadi kami mengelilingi tempat area dorm dan mendapati beberapa tempat yang perlu dibersihkan. Beberapa tempat yang hari sebelumnya kami sempat bersihkan tidak begitu kotor lagi, sehingga tidak perlu banyak waktu untuk membersihkan tempat yang sudah dikunjungi di hari sebelumnya. Tetapi beberapa diantaranya cukup kotor dan perlu dibersihkan lagi, tempat pertama adalah tangga. Walaupun sampah tidak sebanyak di hari ketiga tetapi kami memutuskan menyapu lagi tempat ini. Sebelum sampai di tempat ini, kami menyempatkan diri mengambil sampah-sampah berukuran besar yang ada berserakan di perjalanan sehingga sesampai disini kami membuang sampah tersebut juga sekalian dengan beberapa sampah besar yang ada berserakan di daerah tangga. Selanjutnya, kami membersihkan lorong di beberapa lantai dengan menyapu kotoran-kotoran kecil dan mengelap kaca-kaca di dekat area lorong. Setelah semua sudah selesai kami jelajahi dan bersihkan. Kami diminta untuk membersihkan pintu yang ada sarang laba-labanya. Jujur saya agak takut melakukannya karena laba-labanya juga ada disana. Sehingga teman saya yang membersihkannya dan sayapun merasa lega karena tidak terjadi apa-apa. Momen terakhir itu menjadi suatu pengalaman yang terkesan karena bersama-sama kami mencoba membersihkannya. Kali ini, nilai pancasila yang terkait ialah sila ke-2 yaitu sifat ketekunan pribadi. Pembersihan secara menyeluruh suatu tempat pasti akan menguras banyak energi dan apalagi tempat tidaklah kecil. Butuh adanya dorongan kuat pada diri sendiri untuk mau melakukan hal seperti bersih-bersih tanpa mendapatkan suatu imbalan yang pas.  

Secara menyeluruh program duta kebersihan menyangkut sila ke-2 dan ke-5 dimana secara pribadi harus tergerak untuk melakukan hal yang baik dimana akan ada dampak yang terjadi terhadap orang luar. Dari awal pertama kami melakukan kegiatan kebersihan, saya merasa hal ini hanya membuang-buang waktu dan tidak menghasilkan apa-apa bagi diri saya. Tetapi dengan belajar lebih dalam tentang pancasila dan mempraktekan apa yang terkandung terutama pada sila ke-2 dan ke-5, saya mengerti mengapa perlu kita mempedulikan orang lain. Sehingga pemikiran saya tentang kegiatan setelah hari terakhir ini ialah sesuatu yang berguna dan patut dicontoh oleh orang.

Saran kami terhadap dorm Binus Alam Sutera: Lebih menjaga kebersihan karena tempat yang kotor mendatangkan banyak dampak buruk. Serta, sebagai warga Negara Indonesia, kita harus mau mempedulikan sesama seperti yang tertera pada sila ke-5 pancasila dan mendorong diri sendiri untuk mau melakukan hal tersebut seperti yang diajarkan sila ke-2.

Pengurus dorm menyampaikan terima kasih dan kita diimbau untuk terus menjaga kebersihan dorm serta mengingatkan teman-teman untuk menjaga kebersihan juga. 

Selasa, 28 April 2015

Day 5 (27 April 2015) TFI Duta Kebersihan

Kegiatan CB Duta Kebersihan 5

Niko Pranoto/1801384911

Alamat/Lokasi: Dorm Binus Alam Sutera (Lantai Dorm Dekat lift)Kegiatan: Duta Kebersihan



Pada hari ke-5, kami memutuskan untuk membersihkan di depan area lift. Tempat ini dipilih karena menurut kami terkadang orang sering berpikir bahwa apa yang dipandang duluan merupakan kondisi seluruhnya. Maksudnya ialah ketika orang keluar dari lift, yang dilihat dulu pasti lantai dekat lift. Keinginan kami ialah agar ketika orang keluar dari lift dan melihat lantai bersih artinya dan menyebabkan adanya pemikiran bahwa tempat ini terawat dengan baik. Pemikiran yang dimiliki oleh mereka ialah baik, tetapi jikalau secara langsung lantai dekat lift kotor dengan sampah berserakan, orangpun yang datang akan berasumsi langsung bahwa tempat ini tidak dijaga kebersihannya dengan baik. Dengan alasan tersebut, kami dengan semangat membersihkan tempat ini dari berserakannya kertas-kertas serta kotoran kecil. Kami memungut sampah yang ukurannya besar serta menyapu yang sulit diambil oleh tangan. Tempat asrama ini, ketika keluar lift terdapat pintu berkaca juga sama seperti pintu di hari-hari sebelumnya. Kamipun memutuskan untuk mengelap juga agar kaca terlihat bersih. Kegiatan kali ini berhubungan erat dengan nilai pancasila ke-5, karena apa yang kita lakukan ialah untuk memperbaik nama dari asrama ini. Dengan membersihkan tempat area ini, kami ingin menunjukkan bahwa kebersihan juga penting di seluruh tempat dorm. Sebab, tidak semua orang memiliki pemikiran pandangan pertama menentukkan isi dari keseluruhan tempat. Jadi dengan demikian, kebersihan dengan pasti harus dipastikan di seluruh area bangunan.


Apa yang saya pelajari hari ini: Lebih dalam lagi berhubungan dengan sila ke-5 pancasila, saya lebih dituntut untuk lebih mempedulikan lingkungan tidak hanya pribadi saya sendiri. Bagi beberapa orang, suatu rasa sukacita bukan hanya dengan memenuhi kepenuhan diri sendiri saja, tetapi melihat orang senang terkadang membuat seorang pribadi juga senang. Hal inilah yang perlu diingat ketika kita melakukan sesuatu bagi orang lain. Bukan hanya selalu meminta suatu imbalan atas perbuatan yang telah dilakukan.

Minggu, 26 April 2015

Day 4 (25 April 2015) TFI Duta Kebersihan

Kegiatan CB Duta Kebersihan 4

Niko Pranoto/1801384911

Alamat/Lokasi: Dorm Binus Alam Sutera (Samping Dorm dan lorong dorm lantai 1)

Kegiatan: Duta Kebersihan



Lokasi keempat yang kami pilih untuk dibersihkan adalah samping dorm serta dalam dorm di lantai 1. Di samping dorm, terdapat sampah-sampah seperti plastik, kertas, dan bungkusan makanan.  Menurut saya, terkadang banyak orang lebih tidak mempedulikan tempat yang tidak sering digunakan oleh orang untuk dilewati. Sehingga pemikiran tersebut membuat mereka tidak peduli akan keadaan tempat tersebut. Contoh membuang sampah sembarangan ataupun mempedulikan adanya sampah di tempat itu. Samping dorm ini bisa dibilang tidak sering juga orang melewatinya hampir sama halnya dengan tangga. Alasan kami memilih lokasi ini ialah sama dengan alasan pemilihan lokasi di hari ke-3. Dengan membersihkan area yang kurang dilewati maka kami ingin tunjukkan juga bahwa tiap sisi sudut dorm haruslah dijaga kebersihannya dan hal ini bisa diwujudkan jika kesatuan dorm semua mau bekerja sama agar mempedulikan lingkungannya. Nilai gotong royong pada sila ke-5 pancasila perlu ditanamkan pada diri tiap orang agar tidak hanya sikap peduli secara pribadi tetapi juga secara sosial terbentuk.

Setelah memastikan bahwa kondisi samping dorm bersih, kami melanjutkan ke lokasi berikutnya yaitu lorong dorm lantai 1. Pada lokasi ini, sampah yang berserakan cukup banyak seperti botol kosong, bungkusan makanan dan minuman, dan kertas-kertas kecil. Kegiatan yang kami lakukan disini ialah menyapu dan juga mengelap kaca pada pintu.

Apa yang saya pelajari hari ini: Melakukan sesuatu dengan sungguh-sungguh bukan hanya ketika yang diuntungkan pihak pribadi saja, tetapi ketika kita bersungguh-sungguh demi kepentingan orang lain, hal tersebut ialah hal yang baik. Nilai dalam sila ke-5 mengajarkan kita agar menjadi seseorang yang mempedulikan lingkungan.

Sabtu, 25 April 2015

Day 3 (24 April 2015) TFI Duta Kebersihan

Kegiatan CB Duta Kebersihan 3

Niko Pranoto/1801384911

Alamat/Lokasi: Dorm Binus Alam Sutera (Tangga dorm)

Kegiatan: Duta Kebersihan






Hari ketiga, kami memikirkan untuk membersihkan di tempat yang kurang sering dilewati oleh orang. Mengapa kami memilih tempat ini untuk dibersihkan walau sebelumnya kami katakan bahwa tempat ini kurang sering dilewati oleh orang. Alasan kuat yang menjadi dorongan kami adalah dengan memperhatikan hal kecil seperti tangga yang jarang dipakai menunjukkan bahwa kita saja peduli dengan hal yang kecil, berarti yang besar atau maksudnya tempat yang sering dilewati juga haruslah dibersihkan. Walaupun jarang orang melewati tempat ini, tetapi ada sedikit sampah yang berserakan, seperti tissue, kertas kecil, dan kotoran kecil. Agar anak tangga bersih dari kotoran kecil yang tidak bisa dipungut dengan tangan kosong, kami memutuskan menyapu juga dari atas ke bawah agar semua kotoran tersapu bersih. Kali ini, nilai pancasila  yang terkait ialah sila ke-2. Membersihkan dari sesuatu yang kecil mengajarkan kita untuk mau peduli atas segala hal yang berdampak pada orang lain, besar maupun hal yang kecil. Saya berkeinginan agar dapat menumbuhkan sifat peduli pada setiap orang terhadap hal yang kecil karena sekecil apapun yang dilakukan pasti akan ada dampaknya terhadap orang lain.

Apa yang saya pelajari di hari ketiga ini adalah: sesuatu yang kecil tidak bisa dianggap sebagai hal yang tidak berguna dan tidak perlu dipikirkan. Pribadi yang baik ialah yang mempedulikan hal dari yang kecil ketika hal tersebut terkait dengan orang lain. 

Selasa, 21 April 2015

Day 2 (20 April 2015) TFI Duta Kebersihan

Kegiatan CB Duta Kebersihan 2

Niko Pranoto/1801384911

Alamat/Lokasi: Dorm Binus Alam Sutera (Lantai 6 lorong asrama)

Kegiatan: Duta Kebersihan





Hari kedua, lokasi yang akan kami bersihkan ialah di lorong lantai 6 asrama. Sampah disekitar lorong ialah kertas, tissue, botol kosong, bungkusan roti, dan minuman kotak. Saya memunguti sampah-sampah tersebut dan juga agar lebih bersih kami menyapu agar kotoran kecilpun juga akan terpungut dan lorong akan bersih secara total. Menurut saya, lantai yang bersih merupakan tempat yang kondusif untuk ditempati, jadi jika lorong lantai kotor dengan sampah yang memang dibuat oleh mahasiswa yang tinggal dalam asrama maka suasana tempat pun tidak akan nyaman. Bagi beberapa orang mungkin tahu bahwa kebersihan itu penting dan selalu menjaga kebersihan seperti membuang sampah di tempatnya. Tetapi bagi beberapa orang yang tidak peduli dan membuat sampah sembarangan membuat orang lain terkena dampaknya juga. Sekali lagi sila ke-2 dari pancasila terkait dengan masalah lingkungan kotor. Mahasiswa perlu menanamkan rasa peduli terhadap lingkungan karena orang lain juga akan melewati tempat tersebut. Tempat yang umum bukan milik pribadi, jadi kebersihan pun harus dijaga sehingga orang yang lewat juga merasa nyaman akan kebersihannya. Lagipula tempat yang kotor mendatangkan penyakit yang sifatnya ringan maupun berbahaya bagi orang yang tinggal dekat tempat yang dimaksud tersebut. Sebagai mahasiswa kita harus sadar akan dampak apa yang mungkin terjadi oleh karena kelakuan kita terhadap lingkungan. Kesadaran ini menyangkut juga ke nilai pancasila yang ke-5, sebagai makhluk sosial kita harus peduli antar pribadi yaitu salah satu dengan menjaga kebersihan lingkungan agar orang lain bisa merasakan dampak baiknya.

Apa yang saya pelajari hari ini: Lingkungan sebagai milik bersama harus dijaga bersama karena dampaknya bukan untuk pribadi tetapi juga orang lain yang berada di lingkungan tersebut. Sebagai salah satu orang yang berada di lingkungan tersebut, saya harus mulai terlebih dahulu untuk menjaga lingkungan agar orang lain 

Sabtu, 18 April 2015

Day 1 (17 April 2015) TFI Duta Kebersihan

Kegiatan CB Duta Kebersihan 1

Niko Pranoto/1801384911

Alamat/Lokasi: Dorm Binus Alam Sutera (Lorong lantai 1, Ruang Kebersamaan)

Kegiatan: Duta Kebersihan








Hari pertama kegiatan kebersihan kami dimulai dari lorong depan asrama serta ruangan kebersamaan yang biasa dipakai oleh para mahasiswa untuk belajar atau berkumpul bersama melakukan hal lainnya. Saya sadar bahwa terkadang setelah mahasiswa menggunakan ruangan tersebut, mereka tidak membuang sampah seperti box makanan sterofoam, kertas-kertas, maupun juga membersihkan kotoran yang diperbuat oleh mereka (contoh : tumpahan minuman).  Kami menyapu serta mengelap kaca pada pintu agar ruang terlihat bersih.

Mengapa perlu kita mempedulikan hal seperti ini? Karena menurut saya, kebersihan dari suatu ruang yang sifatnya umum itu penting karena sebagai contoh jika mahasiswa sebelumnya memakai ruang tersebut dan mengotorkan tempatnya dan kemudian mahasiswa lainnya ingin memakai ruang kebersamaan itu dan mendapati ruang itu kotor maka mereka akan merasa tidak nyaman. Kaitan masalah ini terhadap nilai yang Pancasila sampaikan ialah tentang menghargai orang lain yang berawal dari kesadaran pada diri sendiri untuk mau menjaga kebersihan yaitu terkait dengan sila ke-2. Pertama, ruang tersebut merupakan ruang bersama yang secara sifat umum, artinya secara bersama juga orang yang memakainya harus mau menjaga kebersihan ruang tersebut agar orang selanjutnya yang ingin memakai juga merasakan perasaan yang sama dengan mahasiswa sebelumnnya. Jika mahasiswa meninggalkan sampah, maka orang selanjutnya kadang harus memaksakan diri membuang sampah dari orang sebelumnnya. Hal ini menunjukkan orang sebelumnya tidak menghargai akan hak yang dimiliki orang selanjutnya untuk memakai ruang kebersamaan secara nyaman juga. Secara keadilan juga hal ini artinya melanggar sila ke-5 karena adil berarti tiap orang bisa merasakan hal yang sama ketika memakai ruang kebersamaan tersebut.

Kemudian setelah ruang kebersamaan kami membersihkan lorong lantai 1 asrama. Terkadang, sampah seperti box makanan sterofoam berserakan juga karena kemalasan mahasiswa maupun orang dalam asrama membuang sampah pada tempatnya tetapi tidak sebanyak di dalam ruang kebersamaan. Di lorong, terdapat sampah kertas-kertas kecil berserakan, tissue, maupun bungkusan yang dibuang secara sembarang juga.  Setelah kedua lokasi sudah bersih kami memutuskan untuk melakukan sosialisasi dengan orang asrama tentang pentingnya menjaga kebersihan. Salah satunya ialah dengan satpam yang menjaga di lantai 1 asrama. Kami menjelaskan secara rinci mengapa sampah perlu dibuang ditempatnya dalam segi lingkungan serta kemanusiaan.

Apa yang saya belajar dari kegiatan hari ini: tempat umum bukan berarti kita sebagai orang luar bisa seenaknya mengotori tempatnya, sebagai makhluk manusia yang adil kita harus menjaga juga kebersihan agar orang lain merasa nyaman menempati tempat tersebut.